PROPOSAL BISNIS DI BIDANG TI

Nama Kelompok              :               4IA18
1.Agung Dermawan (50411330)
2.Ai Nenden Triana (58411624)
3.Annisa Indah Ramdhandini (50411959)
4.Diah Intan Sari (52411013)
5.Ghina Maulidania (53411044)
6.Milla Hanim Hidayati (54411490)
7.Sonityo Danang Jaya (56411856)
8.Tyasti Wulan Puspita (57411204)
9.Yuda Aristian (57411596)
A.      PENDAHULUAN

Melihat perkembangan internet di dalam masyarakat kini sudah sangat berkembang, ditandai dengan makin tingginya jumlah pengakses internet terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Dengan latar belakang tersebut, maka kami mengusulkan rencana pendirian usaha untuk mengimbangi perkembangan tersebut dengan tujuan menjadikannya peluang bisnis yang menjanjikan.

Berdasarkan pengalaman mendirikan dan mengelola warnet Suka-suka net, maka kami mengajukan proposal penawaran kerjasama selama 3 tahun untuk mendirikan warnet.
B.      TUJUAN 
      a.       Tujuan sosial : 
-  Menciptakan lapangan kerja.  
- Memberikan sarana untuk para pelajar dan mahasiswa untuk mencari informasi yang dibutuhkan melalui internet

      b.      Tujuan Komersial :
- Mendapatkan profit.
c. Kebutuhan SDM
Untuk mendirikan warnet dibutuhkan tenaga ahli antara lain :
- Konsultan warnet.
- Tenaga ahli listrik.
- Tenaga ahli networking.
- Tenaga ahli komputer.
- Marketing.
- Operator warnet.

Dari uraian kebutuhan SDM diatas, kami akan memenuhi semua kecuali operator warnet, kami hanya mencari dan mentraining operator warnet, sedangkan untuk honor warnet diambil dari biaya operasional warnet bulanan. Jadi untuj pekerjaan tersebut diatas (kecuali operator warnet) tidak diperlukan biaya jasa lagi.

C.      PENAWARAN
Bentuk kerjasama yang kami tawarkan adalah pendirian dan pengelolaan warnet dengan sistem bagi hasil :
- 60% untuk Ceria Group
- 40% untuk pengelola.

Jadi, kami mengambil profit hanya dari bagi hasil.

D.      URAIAN PEKERJAAN

- Rancangan denah untuk LAN dan listrik.
- Pembelian asset.
- Instalasi listrik.
- Instalasi computer.
- Instalasi LAN.
- Instalasi Internet.
- Instalasi Proxy.
- Instalasi Billing.
- Training operator.
- Promosi.

Dari poin pekerjaan tersebut diatas, kami akan mengerjakan semua pekerjaan tersebut diatas. Kami hanya membutuhkan ruang tempat dan listrik dan modal usaha, selain itu semua kami akan kerjakan sendiri.

E.       STRATEGI PROMOSI 

Strategi yang akan kami jalankan pada perusahaan ini antara lain :

- Bekerja sama dengan pihak sekolah dalam rangka mengadakan kerja sama pelatihan komputer dan internet.

- Kami akan menjalankan kembali organisasi yang bergerak dibidang teknologi informasi yang akan menghimpun mahasiswa yang mempunyai keahlian dibidang komputer. Dengan strategi ini, kami menargetkan bisa mendapatkan tenaga freelancer untuk mempromosikan bisnis ini, aset untuk tenaga pengajar dan dapat mengerjakan proyek-proyek IT.
USULAN BIAYA PENGAJUAN PROPOSAL
BANTUAN MODAL WARNET
NO.
URAIAN
KUANTITAS
HARGA SATUAN (RP)
JUMLAH (RP)
1.
Perangakat Keras (Hardware
Internet Acces Sharing
UPS 600 VA
Modem US Robotic
HUB 16 Port
Kabel UTP RJ-45
LAN Card
Sound Card
Tambahan Memory
1 Buah
1 Buah
1 Buah
1 Buah
50 Meter
6 Buah
5 Buah
5 Buah
Rp 2.000.000,-
Rp 750.000,-
Rp 1.100.000,-
Rp 700.000,-
Rp 5.500,-
Rp 100.000,-
Rp 150.000,-
Rp 125.000,-
Rp 2.000.000,-
Rp 750.000,-
Rp 1.100.000,-
Rp 700.000,-
Rp 275.000,-
Rp 600.000,-
Rp 750.000,-
Rp 625.000,-
2.
Instalasi (Installation)
a.  Biaya Instalasi Server
b.  Biaya Instalasi Workstation
1    Unit
5 Unit
Rp 150.000,-
Rp 25.000,-
Rp 150.000,-
Rp 125.000,-
3.
Konsultasi (Counsalting)
a.  Biaya Konsultasi Networking
b.  Biaya Konsultasi Bisnis Internet
5 Unit
3 Hari
Rp 40.000,-
Rp 75.000,-
Rp 200.000,-
Rp 225.000,-
4.
Pelatihan (Training) untuk 10 angkatan bagi masyarakat, DU/DI *)
a.  Biaya Pelatihan Administrator
b.  Biaya Diklat Internet
20 Orang
2 orang x 10 angkatan
Rp 125.000,-
Rp 100.000,-
Rp 2.500.000,-
Rp 2.000.000,-




Rp 12.000.000,-

TAHAPAN PELAKSANAAN PELATIHAN INTERNET
NO.
TAHAP/ANGKATAN
UNSUR YANG AKAN DILATIH
1.
Tahap I
Angkatan 1 s.d 5
Kepala Sekolah
Guru Komputer SMK Negeri/Swasta
2.
Tahap II
Angkatan 6 dan 7
KADIN
PEMDA
INDUSTRI
BAPPEDA
3.
Tahap III
Angkatan 8 dan 9
Siswa SMK lain
SMU
SLTP
4.
Tahap IV
Angkatan 10
Masyarakat umum/bukan warga Sekolah

Perkiraan Pendapatan dan Biaya (Cash Flow) Warnet
A.
Beban/Biaya
Perhitungan
Jumlah (Rp)
1.
Biaya Tetap
a.    Biaya telepon
b. Biaya akses Internet
Biaya telp 1 pulsa = 2 menit =Rp 200
1 hari = 10 jam = 600 menit, 600 : 2 menit
= 300 pulsa, 300 x Rp 200 = Rp 60.000
Rp 60.000 x 24 hari
Rp 3.300 x 10 jam x 24 hari
Rp 1.440.000,-
Rp 792.000,-
2.
Biaya Variabel
A . Pemeliharaan
b.  Biaya ATK
c.  Biaya listrik
d.  Gaji administrator
e.  Gaji office boy
f.  Gaji satpam
g. …………………

Rp 100.000,-
Rp 100.000,-
Rp 100.000,-
Rp 250.000,-
Rp 100.000,-
Rp 100.000,-
B
Pendapatan
Perhitungan
Jumlah (Rp)
1.
Jasa Akses Internet
5 x 8 jam x Rp 3.500x 24 hari
Rp 3.360.000,-
3
Jasa Print Out

Rp 100.000,-
4.
Rental Komputer
Rp 1000 x 5 jam x 10 hari
Rp 50.000,-

Total Pendapatan
Rp 3.510.000,-
C
Perolehan Laba Usaha
Jumlah (Rp)
1.
Pendapatan
Rp 3.510.000,-
2.
Beban / Biaya
Rp 2.982.000,-

Laba Bersih
Rp 528.000,-

Laba bersih Rp 628.000 per bulan, kalau 1 tahun = 12 x Rp 528.000 = Rp 6.336.000, akan di manfaatkan untuk menginvestasikan kembali pembelian komputer sebanyak 3 buah per tahun.

F.       WAKTU

Lama waktu pendirian warnet adalah selama 1 bulan.

G.     BIODATA PENGELOLA

- Nama : Acep Suracep
- Tempat,tanggal lahir : Cianjur, 7 Agustus 1973
- Alamat : Jl. Cianjur Raya No.19 Blok G6
- HP : 0889997898
- Email : acep@ymail.com
- Website : www.acep.co.id

Pengalaman Training Lepas

- Nara sumber dalam Seminar teknologi SMU se-Kodya Sukabumi “Komputerisasi, Internet dan dampaknya terhadap pelajar. Pada tanggal 13 Mei 2001 di SMA 1 Cisolok.

- Pelatihan dasar internet pada tanggal 24 Jauari 2010 di warnet Syalala Cianjur

H.      PENUTUP

Demikianlah data-data ini kami buat sebagai suatu acuan dalam pengelolan warnet di masyarakat juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi Direktorat Dikmenjur dan pihak instansi terkait untuk memberikan bantuan dana serta bimbingan teknis dalam pengelolaan warnet nantinya.
Semoga Allah Swt memberikan berkat dan Rahmatnya bagi kita semua, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih banyak.
Selasa, Januari 13, 2015
Posted by Agung Dermawan

TUGAS SOFTSKILL KELOMPOK - MATERI 4

MATERI 4 - ASPEK KEUANGAN


ASPEK KEUANGAN
Keuangan merupakan fungsi bisnis yang sangat penting, dimana keuangan menjadi faktor untuk menentukan anggaran, investasi, dan besarnya usahan yang akan dibuat. Aspek Keuangan adalah faktor yang menentukan biaya yang di keluarkan serta dihasilkan untuk membuat sebuah usaha yang optimal.

1. Komponen Biaya / Anggaran Bisinis TIK.
Modal yang diinvestasikan akan digunakan sebagai biaya modal. Pada umumnya komponen Biaya Modal (Cost of Capital) terdiri dari Cost of Debt (biaya hutang) dan Cost of Equity (biaya modal sendiri).

a.    Cost of Debt (Biaya Hutang)
Hutang dapat diperoleh dari lembaga pembiayaan atau dengan menerbitkan surat pengakuan hutang (oligasi). Biaya hutang yang berasal dari pinjaman adalah merupakan bunga yang harus dibayar perusahaan, sedangkan biaya hutang dengan menerbitkan obligasi adalah tingkat pengembalian hasil yang diinginkan (required of return) yang diharapkan investor yang digunakan untuk sebagai tingkat diskonto dalam mencari nilai obligasi.
Suatu perusahaan memanfaatkan sumber pembelanjaan utang, dengan tujuan untuk memperbesar tingkat pengembalian modal sendiri (ekuitas). Biaya Utang dibagi menjadi dua macam yaitu:
o   Biaya Utang sebelum Pajak (before-tax cost of debt)
Menurut Warsono (2003: 139), besarnya biaya utang sebelum pajak dapat ditentukan dengan menghitung besarnya tingkat hasil internal (yield to maturity) atas arus kas obligasi, yang dinotasikan dengan kd.

o   Biaya Utang setelah Pajak (after-tax cost of debt)
Menurut Warsono (2003: 139), mengatakan bahwa perusahaan yang menggunakan sebagian sumber dananya dari utang akan terkena kewajiban membayar bunga. Bunga merupakan salah satu bentuk beban bagi perusahaan (interest expense). Dengan adanya beban bunga ini akan menyebabkan besarnya pembayaran pajak penghasilan menjadi berkurang.
Biaya utang setelah pajak dapat dicari dengan mengalikan biaya utang sebelum pajak dengan (1 - T), dengan T adalah tingkat pajak marginal.

b.   Biaya Saham Freferen
Saham preferen mempunyai karakteristik kombinasi antara utang dengan modal sendiri atau saham biasa.Salah satu ciri saham preferen yang menyerupai utang adalah adanya penghasilan tetap bagi pemiliknya (Warsono, 2003: 143).
Menurut Weston dan Brigham (1990: 107), biaya saham preferen adalah tingkat pengembalian yang dipersyaratkan oleh investor atas saham preferen perusahaan.

c.    Cost of Equity (Biaya Modal Sendiri)
Biaya modal saham merupakan tingkat hasil pengembalian atas saham biasa yang diinginkan oleh para investor. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam perhitungan biaya modal laba ditahan, yaitu pendekatan Capital Aset Pricing Model (CAPM), dimana biaya modal laba ditahan adalah tingkat pengembalian atas modal sendiri yang diinginkan oleh investor yang terdiri dari tingkat bunga bebas risiko dengan premi risiko pasar dikaliikan dengan ß (resiko saham perusahaan). Iramani  dan Febrian (2005).
Adapun variabel-variabel yang digunakan dalam penghitungan CAPM adalah sebagai berikut:
1.   Tingkat Suku Bunga Bebas Risiko ( Rf )
Tingkat suku bunga bebas risiko diambil dari suku bunga rata-rata Sertifikat Bank Indonesia (SBI) selama satu tahun.Rf  yang merupakan suku bunga obligasi pemerintah atau surat hutang pemerintah.
2.   Return Pasar ( Rm )
Return pasar dapat diketahui dengan menggunakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) per bulan untuk tiap-tiap tahun.
3.   Resiko Sistematis ( ß )
Perkiraan koefisien beta saham ( ß ) digunakan sebagai indeks dan risiko saham beta. Perhitungan beta dilakukan dengan pendekatan regresi.

d.   Biaya modal rata-rata tertimbang (WACC)
Menurut Iramani  dan Febrian (2005), dalam praktek pembiayaan atau pendanaan yang digunakan perusahaan diperoleh dari berbagai sumber. Dengan demikian biaya riil yang ditanggung oleh perusahaan merupakan keseluruhan biaya untuk semua sumber pembiayaan yang digunakan.

2. Estimasi Biaya / Satuan Biaya.
Perhitungan biaya yang diperlukan dalam membuat melakukan investasi.Perhitungan biaya meliputi, perhitungan, biaya tempat, produksi, karyawan, perizinan pendirian usahan dan lain sebagainya.Estimasi biaya harus tepat guna menghindari terjadinya dampak kerugian bagi investor atau pendiri usaha, sehingga usaha yang dibuat dapat berjalan dengan optimal.
Definisi perkiraan biaya adalah seni memperkirakan kemungkinan jumlah biaya yangdiperlukan untuk suatu kegiatan yang didasarkan pada informasi yang tersedia pada waktuitu (Iman Soeharto_National Estimating Society USA), berdasarkan definisi, tersebutmaka perkiraan biaya mempunyai pengertian sebagai berikut :
·      Perkiraan biaya yaitu melihat, memperhitungkan dan mengadakan perkiraan atas hal-hal yang akan terjadi selanjutnya
·      Analisis biaya yang berarti pengkajian dan pembahasan biaya yang pernah ada yangdigunakan sebagai informasi yang penting
Kualitas estimasi sangat ditentukan oleh :
·      Tersedianya data dan informasi
·      Teknik dan metode yang digunakan
·      Kecakapan dan pengalaman estimator
·      Tujuan pemakaian perkiraan biaya
Sumber informasi terbaik adalah pengalaman perusahaan dari proyek-proyek yang pernahdikerjakan.

3. Penyusunan Anggaran / Investasi Perusahaan.
Anggaran merupakan perhitungan modal yang dipergunakan dalam 1 periode tertentu. Penyusunan anggaran terdiri dari top down dan bottom up.
·      Top Down
Proses penyusunan anggaran tanpa penentuan tujuan sebelumnya dan tidak berlandaskan teori yang jelas. Proses penyusunan anggaran Top Down ini secara garis besar berupa pemberian sejumlah uang  dari pihak atasan kepada para karyawannya agar menggunakan uang yang diberikan tersebut untuk menjalankan sebuah program.
·      Bottom Up
Proses penyusunan anggaran berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dan anggaran ditentukan belakangan setelah tujuan selesai disusun. Proses penyusunan anggaran dari Bottom Up merupakan Komunikasi strategis antara tujuan dengan anggaran .

4. Penyusunan Cash Flow Perusahaan.
Tujuan utama laporan arus kas adalah menyediakaninformasi yang relevan mengenai penerimaan dan pembayarankas sebuah perusahaan selama suatu periode. Rincianpengeluaran dan penerimaan kas di dalam laporan arus kas dapatdibedakan menjadi tiga aktivitas, antara lain:
a.  Aktivitas Operasi (Operating Activities)
Aktivitas ini meliputi segala aktivitas bisnis perusahaan yang berhubungan baik secara langsung, maupun tidak langsung dengan kegiatan operasional pokok atau yang utama dari perusahaan, yaitu dari transaksi yang digunakan untuk menentukan laba bersih.
b.  Aktivitas Investasi (Investing Activities)
Aktivitas ini meliputi segala kegiatan yang berhubungan dengan harta (assets) yang terdapat pada neraca.
c.  Aktivitas Pembiayaan (Financing Activities)
Aktivitas ini akan memiliki kaitan dengan segala transaksi atau proses aktivitas bisnis suatu perusahaan yang mempengaruhi pos-pos kewajiban dan ekuitas pemilik.
Para investor biasanya terlebih dahulu akan memperhatikan laporan arus kas dibandingkan laporan laba rugi (income statement). Hal ini dikarenakan kas adalah tergolong harta lancar yang tingkat likuiditasnya paling tinggi di antara semua hartalancar.Karena tingkat likuiditasnya paling tinggi, maka kas tersebut dapat dengan segera melunasi segala kewajiban yang ada pada perusahaan terhadap investor. Dengan kata lain, dalam keadaan yang paling buruk, sejauhmana perusahaan dalammenjalankan aktivitas bisnisnya dapat melunasi kewajibannya, dapat diukur dengan seberapa besar nilai kas yang ada pada laporan arus kas-nya.
Inflow yang masuk dapat dicatat di dalam memo yang terdapat pada perusahaan begitu pula pada outflow sehingga pada saat terjadi masalah, masalah tersebut dapat dianalisa dengan baik dan benar sehingga mendapatkan solusi yang terbaik untuk ke depannya bagi perusahaan tersebut.

5. Pencatatan Keuangan Sederhana
Keuangan yang masuk dan keluar oleh sebuah perusahaan wajib untuk dibukukan, hal ini berkaitan dengan jumlah omzet yang didapat oleh perusahaan sehingga dapat dilihat neraca serta statistik laba yang diperoleh perusahaan dari satu periode secara kontinyu. Pembukuan keuangan perusahaan biasanya dilakukan oleh staff accounting dengan mengambil berbagai sumber keuangan, seperti produksi, penjualan, marketing , dan bagian perusahaan lainnya.
a.  Arus Kas
Arus kas atau aliran kas adalah catatan harian mengenai pengeluaran dan pemasukan keuangan dari usaha yang dijalankan.Diusahakan setiap ada pengeluaran dan pemasukan itu harus dicatat.
Catatan mengenai arus kas sangatlah penting. Pasalnya, catatan arus kas merupakan bahan dasar untuk membuat laporan keuangan yang lain. Dari catatan sederhana inilah suatu usaha bisa dianalisis.Sebaiknya, dibedakan buku untuk pos pengeluaran dan pendapatan.Dari catatan harian ini dapat membuat rekapitulasi per bulan.Inilah yang disebut laporan arus kas (cash-flow).
b.  Laporan Rugi Laba
Berdasarkan catatan aliran kas tersebut, dapat membuat laporan rugi laba.Laporan rugi laba ini berisi pendapatan dikurangi dengan biaya-biaya sehingga diketahui apakah usaha tersebut mengalami keuntungan atau mungkin mengalami kerugian.Perlu diingat mengeluarkan faktor aset, modal, barang, dan utang dari laporan keuangan ini.
Untuk pembukuan sederhana dapat digunakan metode garis lurus.  Asumsi metode ini:  menganggap sebuah barang mempunyai masa pakai tertentu dan nilai penyusutannya adalah pembagian antara harga pembeliannya dengan masa pakainya.
Bila hasilnya ternyata rugi, dapat mengevaluasi peyebab kerugiannya.Selanjutnya, dapat memutuskan apakah penyebab kerugian tersebut dapat diatasi atau malah harus menutup usaha tersebut untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
c.  Neraca
Neraca penting dibuat setidaknya setahun sekali, untuk mengetahui nilai perusahaan dari waktu ke waktu.Saat awal perusahaan, neraca perusahaan biasanya hanya terdiri dari modal awal dan utang serta aset yang diperoleh dari belanja modal tersebut.Aset termasuk sebagai aktiva, sementara utang dan modal masuk sebagai pasiva.
Seiring waktu, aset perusahaan bisa bertambah, bisa pula terjadi utang-piutang, atau cadangan kas menjadi berkurang atau bertambah, dan lain-lain.Nilai perusahaan bisa saja bertambah atau berkurang karena perusahaan mengalami keuntungan atau kerugian.


Sumber :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/definisi-pt-apa-perbedaan-ptcv-koperasi/
http://kumpulanliteratur.blogspot.com/2011/11/pengertian-dan-komponen-biaya-modal-coc.html
https://dewimelati.wordpress.com/2014/10/30/aspek_keuangan/
http://nilamahandika.blogspot.com/2011/07/pencatatan-keuangan-sederhana.html
http://viyan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/26388/8_Aspek-Keuangan-1.pdf


Minggu, Desember 28, 2014
Posted by Agung Dermawan

Folowers

About Me

Foto Saya
Agung Dermawan
studied hard !
Lihat profil lengkapku

Total Pageviews

Popular Post

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Welcome to thomfilezone -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -