THE LEGEND OF GAME : BOMBERMAN
BOMBERMAN
Berikut adalah penjelasan mengenai permainan ini :
SEJARAH BOMBERMAN
Bomberman
merupakan sebuah game / permainan bergenre strategi , waralaba berbasis labirin
video game ini awalnya dikembangkan oleh Hudson Soft. Game pertama kali diterbitkan pada tahun 1983
dan beberapa judul di tahun 2000-an diterbitkan oleh sesama perusahaan game
Jepang Konami, yang mendapatkan kontrol penuh dari franchise ketika mereka
dibeli dan diserap Hudson pada tahun 2012.
Hari ini, Bomberman telah tampil di
lebih dari 70 permainan yang berbeda pada berbagai platform (termasuk semua
Nintendo platform menyimpan untuk 3DS dan Wii U), serta beberapa anime dan
manga. Franchise-nya adalah salah satu yang paling sukses secara komersial
sepanjang masa.
CARA
BERMAIN BOMBERMAN
Cara
memainkan “Bomberman” dapat dikatakan sederhana namun memerlukan tingkat
konsentrasi dan pemilihan strategi yang baik untuk memenangkannya, pemain cukup
meletakkan bom pada tempat yang ingin diledakkan, bom ini digunakan untuk
menghancurkan rintangan, musuh dan untuk meledakkan bom lain.
Bomberman
memiliki mode multi player dan single player, pada mode multi player ini
terdiri dari beberapa pemain yang berwujud bomberman lain yang bertindak
sebagai lawan yang saling menghancurkan satu sama lain, pada mode ini pemain
yang berdiri terakhir / pemain yang berhasil mengalahkan pemain yang lain
adalah pemenangnya.
Lain
halnya dengan mode single player, mode single player ini dibuat seperti misi
yang harus dituntaskan oleh pemain, pemain diharuskan mencari pintu yang harus
dimasuki pemain ketika musuh-musuh yang ada telah berhasil dikalahkan
menggunakan bom, musuh-musuh yang disediakan berjumlah sedikit pada awalnya
namun dapat bertambah apabila pemain meletakkan bom pada pintu yang disediakan
pada akhir permainan . Pemain yang berhasil memasuki pintu akan lanjut ke stage
berikutnya dengan tantangan yang semakin meningkat.
KELEBIHAN BOMBERMAN
Bomberman
memiliki banyak tingkatan yang membuat pemain menjadi tertantang untuk
menyelesaikan keseluruhan tingkatan
Bomberman
memiliki tingkat kesulitan yang pas
KEKURANGAN BOMBERMAN
Tampilan
yang kurang bagus
Tersedianya
cheat/kode stage yang memungkinkan pemain dapat melompat dari satu stage ke
stage lain tanpa harus memenangkan stage sebelumnya
REFERENSI PENULISAN
http://en.wikipedia.org/wiki/Bomberman
ESRB (Entertainment Software Rating Board)
Pada
kesempatan kali ini penulis akan membahas mengenai ESRB (Entertainmen Software
Rating Board) , ESRB ini bertugas memberikan rating atau kelayakan suatu
permainan untuk dimainkan oleh seseorang berdasarkan kategori-kategori yang ada
. ESRB ini bertugas layakanya Lembaga
Sensor Film di Indonesia yang bertugas memeriksa kelayakan suatu film yang akan
ditampilkan kepada masyarakat sehingga film yang nantinya akan ditampilkan
bukanlah film yang melanggar norma-norma yang ada .
Berikut
adalah beberapa jenis kategori yang ada di dalam ESRB (Entertainment Software
Rating Board) :
1) EVERYONE
Kode
diatas diberikan kepada permainan yang dapat dimainkan oleh siapa saja mulai
anak-anak dengan bimbingan orang tua, remaja, orang tua dan manula , biasanya kode
ini tidak berisi banyak adegan kekerasan yang berlebihan .
Contoh
:
Gran
Turismo, Crash Bandicoot, NBA 2014
2) EARLY CHILDHOOD
Permainan
yang memiliki kode seperti diatas merupakan tipe permainan yang dapat dimainkan
oleh anak-anak dengan kisaran usia mulai dari 3 s/d 10 tahun , permainan dengan
kode diatas mengartikan bahwa didalamnya tidak memiliki konten bahasa yang
kasar, seksualitas maupun kekerasan dan biasanya permainan dengan kode ini
berisi lebih kepada edukasi dan pemebelajaran yang baik dalam perkembangan anak
.
Contoh
: Dora The Explorer, Winnie The Pooh, Sesame Street
3) EVERYONE 10+
(E10+)
Permainan
dengan kode diatas dapat dimainkan oleh anak-anak dengan kisaran usia 10 tahun
keatas , permainan dengan kode diatas biasanya berisi konten kekerasan diatas
kategori early childhood yang mana tetap membutuhkan bimbingan orang tua dalam
memainkan game ini .
Contoh
: Need For Speed (Most Wanted) , Burnout (Paradise)
4) TEEN (T)
Permainan
dengan kode diatas merupakan tipe permainan yang diperuntukkan untuk anak-anak
dengan usia kisaran 13 tahun keatas , permainan dengan kode diatas dapat berisi
konten kekerasan, bahasa kasar dan sedikit konten seksualitas namun tidak
terlalu berlebihan .
Contoh
: Bully, The Sims, Final Fantasy XII
5) MATURE 17+ (M)
Kode
diatas diberikan kepada permainan yang dapat dimainkan oleh remaja dan orang
dewasa saja mulai dari usia 17 tahun keatas, permainan dengan kode ini berisi
konten seksualitas, kekerasan dan sering menonjolkan tindakan kriminal .
Contoh
: Grand Theft Auto V, Call Of Duty, Metal Gear Solid V
6) ADULTS ONLY
(AO)
Permainan
dengan kode diatas hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa yang berarti bahwa
anak remaja kisaran 20 tahun kebawah dilarang untuk memainkan permainan ini
karena dalam permainan ini banyak berisi konten kekerasan, adegan seksualitas,
merokok, narkoba dan perjudian .
Contoh
: Grand Theft Auto (San Andreas)
7) RATING PENDING
(RP)
Permainan
dengan kode diatas merupakan suatu tipe permainan yang belum memliki rating
atau belum diketahui untuk masuk ke dalam kategori mana, oleh karena itu orang
tua harus memimbing sang anak ketika memainkan game ini .
REFERENSI
http://www.organisasi.org/1970/01/macam-jenis-rating-penilaian-video-games-untuk-anak-remaja-dewasa.html
SEJARAH PERKEMBANGAN GAME
Permainan / game merupakan suatu sistem yang dirancang dengan tujuan sebagai hiburan bagi seseorang , permainan disini ada beberapa jenisnya diantaranya :
PC
Game
Console
Game
Mobile
Game
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PC
Games
Suatu permainan yang dapat dimainkan menggunakan
Personal Computer (PC) biasanya game yang akan dimainkan dapat mengalami proses
penginstalan ke PC itu sendiri ada juga yang untuk memainkannya harus
menggunakan CD .
Console
Game
Suatu permainan yang dimainkan menggunakan
console atau alat tertentu seperti PlayStation, XBOX dan Nintendo Wii
Mobile
Game
Suatu permainan yang dimainkan langsung pada
handphone / mobile dengan spesifikasi yang sesuai dengan game yang dimainkan
Berikut adalah sejarah perkembangan game :
Generasi Pertama (1972)
pada saat itu orang belum mengenal konsol atau
game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah permainan
elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan bernama
Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey.
Magnavox Odyssey, konsol game pertama di dunia
mengoperasikan Pong.
Pong merupakan sebuah game sederhana yang
mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2 papan di kiri dan kanan,
pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan bola ke daerah lawan. Atari
merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong bernama Sears.
Tahun 1975
Magnavox menyerah dan menghentikan produksi
Odyssey. Sebagai gantinya, mereka mengikuti jejak Atari, memproduksi mesin ding
dong bernama Odyssey 100, yang khusus menyajikan game Pong.
Generasi Kedua (1976)
Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia
video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah
mesin pertama yang disebut ”konsol”.
Konsol ini menggunakan kaset magnetik yang
disebut cartridge. Nah, konsep ini kemudian diikuti oleh beberapa produsen
lain, termasuk Atari, Magnavox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut juga
merilis konsol serupa. Fairchild VES, pertama di dunia yang menggunakan media
cartridge.
Tahun 1977
Dunia konsol menjadi tidak populer, game-game
yang ada tidak berhasil menarik minat. Fairchild dan RCA mengalami
kebangkrutan. Praktis, hanya ada Atari dan Magnavox yang masih bertahan di
dunia video game.
Tahun 1978
Magnavox meluncurkan Odyssey 2, seperti halnya
Odyssey pertama, konsol ini pun gagal menjadi hit. Tak lama berselang, Atari
meluncurkan konsol legendaris, Atari 2600, yang terkenal dengan game Space
Invaders-nya
Tahun 1980
Berbagai produsen konsol muncul, dan mereka
mengambil Atari 2600 sebagai konsep dasar, perkembangan dunia game pun semakin
pesat.
Tahun 1983
Dunia video game kembali ambruk. Game-game yang
kurang kreatif membuat konsol kembali mendapat sambutan dingin, apalagi, PC
saat itu menjadi semakin canggih. Orang lebih memilih membeli PC ketimbang
konsol video game, selain untuk bermain, PC juga produktif untuk bekerja.
Game-game komputer (PC Game) semakin berkembang
pesat, hingga saat ini. Pelopor PC ber-game saat itu adalah Commodore 64, konsol
sekaligus personal computer yang menyediakan tampilan grafis 16-warna dan
memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dari konsol videogame model apa pun .
Generasi Ketiga (1983)
perusahaan bernama Famicom (Jepang) menciptakan
gebrakan baru, sebuah konsol bernama Famicom/Nintendo Entertainment System
(NES) dirilis di akhir 1983. Konsol ini menampilkan gambar dan animasi resolusi
tinggi untuk pertama kalinya setelah mendapat sambutan hangat di Jepang.
Famicom memperluas pemasarannya ke Amerika, yang
dikenal dengan NES (Nintendo Entertainment System). Nintendo memiliki chip
pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan
dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan akhirnya, muncul sebuah game
legendaris, Super Mario Brothers, yang dibintangi karakter fenomenal yang tetap
eksis hingga kini, Mario. Famicom dari Nintendo, berhasil merajai pasar
videogame di era generasi ketiga.
Generasi Keempat (1988)
NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia,
dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Sega merilis
konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega
Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih
halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES
tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi.
Tahun 1990
Nintendo kembali menggebrak dengan konsol
next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun,
Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK
dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua
konsol mereka begitu handal dan populer. Rivalitas yang legendaris, Super NES
dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the
Hedgehog sebagai ikonnya.
Generasi Kelima (1990-1994)
Sega dan Nintendo tetap bersaing. Berbagai game
fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan
Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan
kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan
game-game keren seperti Donky Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).
Tahun 1993
Sebuah perusahaan ternama, Panasonic, merilis
konsolnya yang bernama Panasonic 3DO. Ini adalah konsol pertama yang
menggunakan CD sebagai pengganti cartridge. Harganya yang sangat mahal membuat
konsol ini tidak populer, 3DO tidak bertahan lama dan harus segera menghentikan
produksinya, Panasonic 3DO merupakan konsol game pertama yang menggunakan media
CD.
Tahun 1994
Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk
menandingi Nintendo dan Sega. Atari Jaguar jelas jauh lebih canggih ketimbang
NES maupun Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit menjadi batu sandungan,
belum lagi, pada tahun yang sama, Sony merilis konsol super legendaris,
PlayStation. Atari bangkrut dan akhirnya melakukan merger. Konsol basis CD yang
pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. Konsol Jepang ini segera
mendapat sambutan hangat, dan hingga saat ini, PlayStation sudah terjual
ratusan juta unit. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol
terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan
mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan
Nintendo 64.
Game Generasi Keenam (1998)
Setelah jatuhnya Nintendo dan Sega, kini dunia
konsol jadi milik Sony. PlayStation menjadi raja dan bisa dibilang tidak
memiliki pesaing. Sega mencoba meluncurkan Sega Dreamcast untuk mematahkan
dominasi Sony, tetapi kembali gagal, akhirnya pada tahun itu juga, Sega
mengundurkan diri dari dunia produsen konsol.
Tahun 2000
Sony semakin ’merajalela’ ketika mereka berhasil
merilis konsol barunya, PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo
mencoba bertahan di dunia konsol dengan merilis GameCube. Konsol ini tidak
menggunakan DVD 12 cm biasa, melainkan DVD yang berukuran lebih kecil, yaitu 8
cm. Ukuran keping medianya yang lagi-lagi nyeleneh membuat GameCube kurang
populer. Satu-satunya pesaing serius PlayStation 2 adalah Xbox.
Sebuah konsol keluaran Microsoft ini menggebrak
dengan tampilan visual yang sangat tajam dan berkualitas yang kala itu lebih
menarik dibanding dengan PlayStation 2. Sayangnya game-game Xbox ternyata tidak
sepopuler PlayStation 2. Satu game Xbox yang menjadi hit dan cukup fenomenal
yaitu Halo. Karena game ini udah memanfaatkan fasilitas ‘unggul’ dari
Microsoft, yaitu Xbox Live.
Game Generasi Ketujuh (2005)
Boleh dibilang, Xbox terlambat meluncur ke
pasaran dibanding PlayStation 2, dan support game-game tenar juga sangat minim.
Tetapi, Microsoft seolah belajar dari kesalahannya. Pada saat Sony masih
melakukan riset untuk konsol PlayStation 3 yang menggunakan Blu-Ray, Microsoft
kali ini telah mengambil seribu langkah lebih cepat. Xbox 360, konsol generasi
terkini yang memanfaatkan media HD-DVD.
Tahun 2006
Xbox 360 hadir dengan segudang fitur istimewa,
mulai dari grafis, hingga titel-titel game terkenal. Di antaranya Best Game of
The Year s2006 versi beberapa situs game terkemuka, Gears of War. Apalagi, Xbox
Live semakin disempurnakan, dan mendapat sambutan luar biasa dari para gamer.
Kali ini, giliran Sony yang terlambat. PlayStation 3 dirilis pada November
2006, selang seminggu sebelum Nintendo meluncurkan terobosannya, yaitu Nintendo
Wii.
Posisi PlayStation 3 kurang menguntungkan,
selain karena Xbox 360 sudah keburu tenar duluan, Wii juga menawarkan inovasi
pada stik kontrol mereka yang ’motion sensitive’. Apalagi, harga konsol terbaru
Sony itu merupakan yang paling mahal dibanding dua pesaingnya. Alhasil,
penjualan PlayStation 3 menjadi yang terendah di bawah Xbox 360 dan Wii. Xbox
360, Wii, Playstation 3, menjadi pesaing tetap dari generasi sebelumnya.
Game Generasi Handleheld
Merebaknya popularitas game membuat berbagai
perusahaan elektronik berusaha membuat terobosan baru. Di antaranya adalah
membuat sebuah mesin game berukuran kecil, yang bisa dibawa ke mana pun.
Belakangan, konsol pun dibuat mini, serupa dengan handheld, tentu saja, ini
merupakan sebagian terobosan besar yang tidak boleh dilupakan dalam sejarah
game.
Tahun 1976-1979
Sejarah video game saku ini bermula, beberapa
piranti dari Mattel dirilis ke pasaran, tetapi tidak begitu populer. Demikian
pula dengan handheld buatan Milton Bradley yang dilempar ke pasaran.
Tahun 1980-1984
Perusahaan-perusahaan Jepang mulai merambah
pasar handheld, tetapi tetap sama saja hasilnya. Hal ini terus berlanjut hingga
1984. Pada waktu itu, sebuah nama yang tentu tidak asing sampe sekarang, Game
Boy, muncul. Handheld buatan Nintendo ini begitu diminati dan dinobatkan
sebagai handheld pertama di dunia yang angka penjualannya boleh dikatakan
sukses.
Tahun 1989
Atari mengakhiri era handheld hitam putih.
Produk andalannya, Atari Lynx, membawa dimensi baru. Ini handheld pertama yang
mampu menampilkan warna, sekaligus animasi 3D yang sederhana.
Tahun 1990
Dunia handheld semakin menggila, NEC, perusahaan
elektronik terkemuka di Jepang membuat handheld yang mampu merender animasi 3D
lebih kompleks, karena menerapkan konsep grafis 3D untuk PC (personal
computer).
Handheld beda generasi:
1. Sony PSP
2. GamePark XGP
3. GamePark GP32,
4. Atari Lynx
5. NEC TurboExpress.
Tahun 1994
Semenjak tahun tersebut, produsen game semakin
gencar melakukan riset untuk handheld. Sega merilis Game Gear dan setahun
berselang, Nintendo memperbarui produknya dengan Super Game Boy. Bahkan, Sega
memproduksi handheld tanpa layar, Mega Jet, untuk diimplementasikan di pesawat
terbang guna menghibur penumpangnya. Nintendo Virtual Boy menyusul, lengkap
dengan kacamata 3D-nya, yang sekarang banyak ditiru untuk pelengkap berbagai
paket produk grafis 3D.
Tahun 1995
Ada ide untuk mengecilkan ukuran konsol, dimulai
dari Sega Nomad. Konsol ini membutuhkan cartridges Sega Mega Drive, tetapi
ukurannya kecil, maka dari itu tergolong handheld.
Tahun 1996, muncul Neo Geo Pocket, disusul oleh
beberapa variasi Game Boy Pocket dan Game Boy Color, yang terus berinovasi tiap
tahunnya.
Tahun 1998-2000
Sony merilis PocketStation dan memberikan
kejutan besar di dunia konsol. Handheld ini memiliki kualitas visual yang jauh
lebih baik dibanding handheld lain yang ada di pasaran. Salah satu pentolan
Nintendo, Gumpei Yokoi, memutuskan untuk keluar dan bergabung dengan Bandai,
kemudian merilis WonderSwan dan WonderSwan Color. Nokia NGage QD, usaha
pabrikan ponsel Nokia merambah industri game.
Tahun 2001
Game Park GP32 muncul. Handheld buatan Korea ini
sangat unik, selain fitur multimedia, pemiliknya bisa mendesain aplikasi dan
game sendiri untuk GP32. Nintendo juga merilis Game Boy Advance pada tahun
yansg sama. Bahkan, Nokia produsen ponsel yang tidak asing bagi Anda, merilis
handheld Nokia N-Gage. Ini merupakan ponsel sekaligus piranti game yang lengkap
dengan fitur-fitur multimedia dan interkonektivitas, seperti Bluetooth. Dan
juga pada tahun ini, dirilis Game Boy Advance SP dengan model yang cantik, solid,
dan padat.
Tahun 2004-2006
Sony merilis handheld pertama yang menggunakan
cakram bernama PSP dan dibarengi dengan hadirnya Nintendo DS, yang menggunakan
konsep dual screen (layar ganda). Disusul oleh Game Boy Micro dan Game Park
XGP. Nintendo DS Lite dan Pelican VG Pocket Caplet menjadi handheld terbaru
yang dilempar ke pasaran.
REFERENSI
SEKILAS TENTANG FLAPPY BIRD
Flappy bird merupakan sebuah permainan yang dibuat oleh seseorang pemuda Vietnam berusia 29 tahun yang bernama Nguyen Da Hong pada tahun 2013 .
Dalam
permainan tersebut Nguyen Da Hong mengambil tokoh seekor burung yang terus
terbang melalui rintangan-rintangan berupa pipa-pipa berwarna hijau , semakin
banyak rintangan / pipa yang dilalui maka makin banyak pula poin yang diperoleh
sang pemain , namun pada kenyataannya banyak pemain yang mengaku kesulitan
dalam memainkan permainan ini .
Dalam
permainan ini pemain cukup menyentuh layar pada alat elektronik / gadget untuk
menjaga keseimbangan dan melewati pipa-pipa yang ada .
Ada
beberapa faktor yang membuat permainan ini menjadi sangat populer saat itu :
Penasaran
Ya pada awalnya pemain hanya
ingin mencoba permainan ini namun lama-lama pemain mulai merasa penasaran
apakah ia bisa melalui rintangan-rintangan yang ada dalam permainan ini dan
bahkan sang pemain tidak segan-segan untuk memposting gambar score / point yang
diperoleh dari jerih payahnya .
Bersaing dengan pemain lain
Yang kedua mengapa permainan
ini menjadi sangat populer adalah sebagai ajang persaingan antara pemain lain
yang juga memainkan permainan ini , biasanya hal ini dipicu dari seseorang
pemain yang memposting score/point ke media sosial dan kemudian memicu pemain
lain untuk mengalahkannya hingga ajang persaingan terus berlanjut hingga score
mencapai target yang diinginkan .
Pada
saat itu hampir semua gadget/ alat elektronik memiliki aplikasi/permainan ini ,
ada yang mengaku sebagai bentuk partisipasi / ikut-ikutan saja namun ada juga
yang memang memiliki tujuan untuk menyelesaikan permainan ini .
Dari
alasan yang dikemukakan para pemain tersebut ternyata tidak berbanding lurus
dengan umur permainan yang selama ini dimainkan karena pada awal tahun 2014 ,
permainan ini resmi ditarik dari pasaran dengan beberapa alasan-alasan yang
belum teruji kebenarannya .
Sempat beredar kabar, Flappy Bird
ditarik karena adanya keberatan dari pemilik game Super Mario Bros, Nintendo.
Kabar ini ternyata tidak benar dan telah dibantah oleh pihak Nintendo .
Ada juga yang mengatakan bahwa sang
pembuat permainan ini diancam dibunuh oleh pemainnya sendiri dengan alasan
kesal dan marah karena ia tak kunjung berhasil menaklukan permainan ini .
Dari beberapa kabar burung yang ada berikut adalah alasan
seseungguhnya yang dikemukakan oleh sang penciptanya Nguyen Da hong , Nguyen
mengatakan bahwa sebenarnya dia menciptakan game ini untuk kegiatan bersantai
para pemainnya. Nguyen tidak bermaksud membuat game Flappy Bird menjadi
seadiktif itu. Nah, pada saat tujuannya sudah mulai melenceng, Nguyen akhirnya
memutuskan untuk menarik Flappy Bird.
"Flappy Bird didesain untuk dimainkan selama beberapa menit
pada saat Anda sedang berelaksasi” .
Selain itu juga sebelumnya Nguyen sempat menyebut popularitas
yang didapatkan game ini telah merusak "hidupnya yang sederhana" ,
dengan artian bahwa popularitas yang diperoleh melalui permainan ini mengganggu
ketenangan hidupnya dimana sebelum game ini populer , hidup Nguyen amat tenang
dan sederhana .
Dari sekian banyak kontroversi yang diciptakan oleh permainan
ini setidaknya manusia diseluruh dunia pernah mengetahui dan memainkan
permainan yang menguji kesabaran ini .
REFERENSI
http://www.kaskus.co.id/thread/52f6f787a3cb17bf038b4629/flappy-bird-resmi-ditarik-dari-android-dan-ios-gan/
Posted by Agung Dermawan


