MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
5.1 PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab sangat erat
kedudukannya dengan manusia karena dalam hidupnya manusia selalu memiliki
kewajiban yang harus dilakukannya dan kewajiban itulah yang membuat kata
“tanggung jawab” akan selalu menyertainya .
Namun tahukan anda apa itu definisi
dari tanggung jawab , tanggung jawab merupakan sebuah kewajiban yang harus
ditanggung oleh manusia pada saat ia melakukan suatu perbuatan .
Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban
belajar , Apabila mahasiswa mampu belajar dengan inisiatif sendiri maka ia
sesungguhnya telah menunaikan kewajibannya dan berarti juga ia telah
bertanggung jawab atas kewajibannya itu . Setelah mahasiswa telah bertanggung
jawab atas kewajibannya maka mahasiswa tersebut akan mendapatkan kadar
pertanggung jawaban yang sesuai dengan kapasitas belajarnya yaitu pada ujian ia
mendapat nilai A , B ,c atau D itulah yang disebut sebagai kadar pertanggung
jawabannya .
5.2 MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
Jika kita mambahas mengenai tanggung
jawab maka akan membahas juga jenis-jenis dari tanggung jawab itu sendiri ,
berikut adalah jenis-jenis tanggung jawab :
a)
Tanggung Jawab terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri
merupaka sebuah tanggung jawab yang harus ditanggung oleh pelakunya atas apa
yang telah dikerjakannya sehingga ia tidak dapat menyalahkan orang lain dalam
pertanggung jawabannya .
Contoh :
Selaku mahasiswa Teknik Informatika
tentu memiliki sebuah tanggung jawab yang besar yaitu mengikuti praktek di
Laboratorium dan adapun tanggung jawabnya adalah mahasiswa tersebut diharuskan
membuat sebuah laporan pendahuluan dan laporan akhir sebagai persyaratan
mengikuti praktek namun apabila mahasiswa tersebut tidak melengkapi persyaratan
tersebut maka mahasiwa tersebut tidak dapat mengikuti praktek tersebut
,konsekuensi tidak dapat mengikuti praktek merupakan tanggung jawab terhadap
diri sendiri yang tentunya ditanggung oleh diri sendiri .
b)
Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Kaluarga merupaka orang-orang terdekat
didalam kehidupan setiap manusia , tanggung jawab terhadap keluarga sangat erat
kaitannya dengan menjaga nama baik dari keluarga tersebut dengan cara tidak
melakukan hal yang dapat membuat nama keluarganya tercemar .
Sebagai contoh pada saat seseorang
tengah melakukan aksi contek mencontek pada saat ujian dan tindakannya
diketahui oleh pengawas ujian lalu dilaporkan ke pihak kampus dan menyebabkan
sesorang tersebut harus memanggil kedua orang tuanya , dari contoh diatas
secara tidak langsung nama orang tuanya menjadi kurang baik atas apa yang
dilakukannya .
c)
Tanggung Jawab terhadap Masyarakat
Tanggung jawab terhadap masyarakat
memiliki kapasitas yang amat luas karena pada saat kita beradaptasi dengan
masyarakat kita harus mampu menekan keegoisan yang ada didalam diri kita dan
lebih menonjolkan kepentingan bersama .
Contoh :
Pada saat seseorang mahasiswa telah
mampu lulus dengan nilai yang amat baik , maka mahsiswa tersebut harus mampu
mempertanggung jawabkannya dengan cara mampu memberikan yang terbaik untuk
masyarakat .
d)
Tanggung Jawab Terhadap Negara
Tanggung jawab ini bersifat sangat
erat dan keras karena tipa individu pasti tinggal danmenetap dalam suatu
wilayah yang bernama negara dan tentunya didalam negara tersebut terdapat suatu
aturan yang bertujuan agar rakyat/individu-individu yang tinggal di negara
tersebut tidak melakukan perbuatan seenaknya .
Contoh :
Dalam penulisan dalam suatu media
elektronik yaitu blog , seseorang mahasiswa harus mencantumkan sumber yang ia
ambil sebagai referensi namun jika tidak maka ia telah melanggar peraturan
negara mengenai hak cipta sesorang dan negar memiliki wewenang untuk memberikan
sanksi .
e)
Tanggung Jawa Terhadap Tuhan
Tuhan menciptkan manusia adalah untuk
menyembah dan selalu mengingat-Nya ,yang dimaksud tanggung jawab terhadap Tuhan
adalah menyeimbangkan antara kewajiban dunia dan kewajiban akhirat .
Contoh :
Pada saat mahasiwa tengah belajar
untuk mempersiapkan ujian namun terdengar panggilan adzan maka mahasiswa harus
menghentikan pekrjaannya dan bergegas untuk memenuhi panggilan Tuhan itu demi
memenuhi tanggung jawabnya terhadap Tuhan .
5.3 PENGABDIAN DAN PENGORBANAN
a.
Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baiK yang
berupa pikiran , pendapat ataupun tenaga sebagai wujud dari kesetiaan , cinta ,
kasih sayang dan semua itu dilakukan dengan ikhlas .
Contoh :
Seorang mahasiswa yang belajar dengan
inisiatif/kemauan sendiri demi pengabdiannya terhadap kedua orang tuanya yang
telah membiayai kuliahnya .
b.
Pengorbanan
Pengorbanan merupakan suatu kata yang
ada setelah kata pengabdian yaitu suatu pemberian yang didasarkan atas
kesadaran moral yang tulus ikhlas .
Contoh :
bermainnya guna mencapai nilai yang baik sehingga membuat orang
tuanya bangga dan senang .
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
1.1 PENGERTIAN
PANDANGAN HIDUP DAN IDEOLOGI
a)
PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia mempunyai pandangan
hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa
depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup.
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan,
pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu
merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu
dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu
bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui
proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat
diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini
manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau
petunjuk yang disebut pandangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macanmya
dan ragamnya , Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasiñkasikan bendasarkan
asalnya yaitu terdiri dan' 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari
agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa
ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang tendapat pada negara
tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil
renungan pandangan hidup yang relatif
kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima
oleh sekelompok orang sebagaì pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup
itu disebut ideoiogi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya
disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut
ideologi negara.
Pandangan hidup pada dasamya mempunyai
unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat
unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita - cita
ialah apa yang dìinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan
usaha atau perjuangan. Tujuan yang
hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia
makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kelja keras yang
dìlandasì keyakÃnan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan
akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.
1.2 CITA-CITA
Pembahasan selanjutnya adalah
cita-cita , kita tentu telah mendengar kata ini pada masa kanak-kanak dimana
pada saat itu baik orang tua ataupun guru selalu menanyakan “apa cita-citamu ?”
namun dengan polosnya pada saat itu kita menyebutkan cita-cita kita .
Namun tahukah kita apa arti dari
cita-cita itu sendiri , cita-cita adalah sebuah hasrat atau suatu tujuan yang
ada diadalam hati dan fikiran yang mana tiap orang memiliki potensi untuk
meraih tujuannya itu .
Sebagai contoh dalam TI yaitu ketika
sesorang memiliki cita-cita untuk menjadi programmer maka seseorang tersebut
akan melalukan hal yang membuatnya meraih cita-citanya sehingga apa yang
dicita-citakan tercapai .
1.3 KEBAJIKAN
Kata kebajikan merupakan sebuah
perbuatan baik yang mendatangkan kebaikan kepada pelakunya , dapat dikatakan
bahwa pada saat seseorang berbuat kebajikan maka seseorang tersebut telah
membuat dirinya dinilai baik oleh lingkungan sekitar karena pada dasarnya
kebajikan itu datang dari hatinya sendiri tanpa paksaan dari pihak manapun .
Ada beberapa faktor yang menetukan
tingkah laku seseorang :
-
Faktor Pembawaan (heriditas)
Faktor
yang ditentukan pada saat seseorang masih dalam kandungan
-
Faktor Lingkungan (Envorinment)
Faktor yang membentuk jiwa seseorang
-
Faktor Pengalaman
Faktor yang selalu digunakan sebagai
pertimbangan sebelum seseorang mengambil tindakan.
1.4 USAHA
DAN PERJUANGAN
Usaha/perjuangan adalah kerja keras
untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan
hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan.
Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah
kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna.
Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia harus kerja keras.
Sebagai contoh pada saat seseorang
menmilih untuk mengambil jurusan Teknik Informatika , pada saat ia memilih
jurusan tersebut maka yang harus ia lakukan selanjutnya adalah berusaha dan
berjuang agar ia lulus tepat waktu dan menjadi lulusan yang bermanfaat dan
sesuai dengan keinginannya .
MANUSIA DAN KEADILAN
3.1 PENGERTIAN
KEADILAN
Assalamualaikum Wr Wb,
Pada pembahasan kali ini penulis
mengangkat tema manusia dan keadilan yang yang akan dibahas secara ringkas dan
padat .
Ketika kita mendengar kata keadilan
maka yang ada dibenak kita adalah suatu kondisi dimana semua orang mendapatkan
sesuatu yang dibutuhkan sesuai kebutuhannya , sebenarnya makna adil itu
bukanlah memberikan suatu hal dengan sama rata namun makna keadilan itu adalah
dapat memberikan sesuatu sesuai kebutuhannya serta menempatkannya pada tempat
yang sesuai .
Contohnya adalah kita selaku mahasiswa
harus mampu bersikap adil , adil yang dimaksud adalah adil dalam membagi waktu
untuk belajar dan bermain , adil dalam menempatkan waktu dimanawaktu untuk
serius dan mana waktu untuk belajar .
3.2 KEADILAN SOSIAL
Pancasila
telah mengajarkan kepada kita selaku warga negara Indonesia untuk berlaku adil
kepada semua individu didalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara .
Berlaku adil dapat dilakukan kepada siapa saja diantaranya adil kepada Tuhan,
adil kepada diri sendiri ,adil kepada sesama dan adil kepada lingkungan .
Pancasila
mengajarkan kita untuk berlaku adil mepada seluruh rakyat yang ada di Indonesia
pada sila ke lima yang berbunya “Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”
yang berarti bahwa :
-
kita selaku mahluk sosial haruslah berlaku
adil kepada sesama manusia - -
-
menghormati apa yang menjadi hak orang
lain
-
menghargai kepentingan orang lain
-
Senantiasa menolong orang lain yang
membutuhkan
-
Senantiasa melakukan suatu hal yang
berguna dan bermanfaat bagi kepentingan umum dan bersama .
3.3 KEJUJURAN
Kejujuran merupakan suatu sikap kesadaran yang
didasari dari hati nurani yang mengakibatkan kita untuk tidak melakukan apa
yang dilarang sehingga jika sikap tersebut biasa diterapkan mampu menjadikan
pemiliknya menjadi orang yang dipercaya oleh orang lain.
Namun
kejujuran yang begitu indah kini sudah langka di Indonesia karena pada saat ini
kejujuran adalah suatu perbuatan bodoh bila dilakukan , orang yang jujur pada
saat ini adalah orang yang selalu dianggap lemah dan tidak memiliki daya dan
upaya sehingga jumlah orang jujur makin lama kian menjadi kaum minoritas yang
berada di tengah kaum mayoritas yang tidak jujur .
3.4
KECURANGAN
Kata
kecurangan dapat diibaratkan sebagai lawan kata dari kata kejujuran , karena
kecurangan itu sendiri adalah suatu sikap yang datang pada saat seseorang mulai
meragukan usaha yang selama ini diusahakan dan takut apa yang diusahakan tidak
tercapai sehingga ia mencari jalan pintas untuk mencapainya .
Sikap
ini tidak dapat disalahkan begitu saja karena sikap ini mampu diatasi oleh
manusianya itu sendiri , jika sesorang terbiasa melakukan kecurangan maka ia
menganggap bahwa kecurangan adalah hal biasa yang tidak boleh terlewat dalam
hidupnya .
Kita
ambil contoh pada saat Mahasiswa tengah mengalami Ujian , tentu kita mengetahui
semua apa yang dilakukan pada saat itu , memang tidak dipungkiri mencontek pada
saat ujian telah menjadi warisan turun temurun dari dulu hingga kini tapi
alangkah baiknya jika kita mempersiapkannya sebelum ujian yaitu belajar dengan
giat dan berusaha menjawab dengan usaha sendiri .
Berikut
adalah alasan mengapa sesorang berbuat curang :
1.
Kurang percaya akan kemampuan yang
dimilikinya
2.
Takut apa yang diusahakannya tidak
berhasil
3.
Tidak sabar dalam menjalani
proses-prosesnya
4.
Tergiur akan iming-iming keberhasilan
5.
Selalu beralasan “agar lebih cepat”
6.
Terdesak akan kebutuhan yang harus
segera dipenuhi
7.
Tidak kuat dalam menghadapi tuntutan
yang harus dipenuhi
8.
Kurang mempersiapkan diri dalam
meghadapai berbagai kondisi
MANUSIA DAN PENDERITAAN
2.1 PENGERTIAN PENDERITAAN
Assalamualaikum
Wr Wb
Pada
pembahasan kali ini penulis mengangkat tema mengenai hubungan manusia dengan
penderitaan , manusia sangat berpotensi mengalami penderitaan karena manusia
merupakan mahluk sosial yang terkadang mengalami penderitaan dari orang lain
maupun penderitaan yang disebabkan oleh dirinya sendiri .
Pengertian
penderitaan itu sendiri adalah suatu perasaan tidak nyaman dan tertekan akan
suatu kondisi dimana kondisi tersebut dapat disebabkan oleh lingkunagn sekitar
ataupun disbabkan oleh dirinya sendiri .
Penderitaan
yang disebabkan oleh lingkungan dapat disebabkan oleh suatu sikap yang dianggap
tidak sesuai dan kurang dapat diterima oleh lingkungan sekitarnya dan
memungkinkan lingkungan tersebut memberikan suatu sanksi sosial yang membuatnya
menderita dan mengalami penderitaan sedangkan penderitaan yang disebabkan oleh
diri sendiri adalah apabila seseorang kurang mengoptimalkan dan kurang peka
terhadap kemampuan yang dimiliki sehingga ia tidak bisa membawa dirinya menjadi
pribadi yang sukses dan justru membawa dirinya menyesal dan menderita atas
perbuatannya itu .
2.2 PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Penderitaan
dan perjuangan dapat dikatakan hampir memiliki keterkaitan satu dengan yang
lainnya karena jika seseorang sedang mengalami suatu perasaan yang tidak
nyaman/menderita maka sesorang tersebut harus mencari jalan keluar yang mampu
membawa dirinya keluar dari penderitaan itu dan tentunya harus dengan
perjuangan yang amat keras dalam prosesnya .
Kita
ambil contoh dalam bidang Teknik Informatika , saat seorang mahasiswa kurang
memahami suatu materi perkuliahan maka mahasiswa tersebut harus melakukan suatu
hal yang mampu membuatnya memahami materi tersebut dengan cara bertanya
langsung ke dosen atau dapat juga bertanya kepada rekan mahaiswa lain yang
sudah menguasai betul materi tersebut .
Dari contoh tadi secara tidak langsung mahasiswa tersebut sedang
berusaha untuk membawa dirinya dari penderitaan akan ketidakmengertian materi
sehingga ia berjuang untuk bertanya kepada dosen / rekan mahasiswa lain demi
keluar dari penderitaan tersebut .
2.3 PENDERITAAN , MEDIA MASA DAN SENIMAN
Sama
halnya dengan penderitaan dan perjuangan , penderitaan beserta media masa dan
seniman juga saling berhubungan bila dlilihat dari prosesnya . Jika sesorang tengah mengalami penderitaan
berarti ia sedang berada dibawah dan sebaik- baiknya yang dilakukan bukan hanya
diam dan menunggu penderitaan tersebut hilang tapi justru melakukan suatu usaha
yang membuatnya kembali ke atas .
Kita
dapat ambil contoh lagi sebagai mahasiswa yang bergerak dibidang Teknik
Informatika , pada saat mahasiswa diperintahkan oleh dosen untuk menciptakan
suatu karya yang belum pernah ada sebelumnya maka yang ada difikiran mahasiswa
adalah bagiamana cara membuat suatu karya meskipun ia belum paham betul
cara-cara membuat suatu karya namun mahasiswa tersebut slalu berusaha untuk
mengerjakan sambil bertanya kepada mahasiswa lain yang sudah memahami seluruh
isi materi hingga pada akhirnya mahasiswa tersebut mampu membuat karya yang
belum ada sebelumnya sehingga menarik perhatian khalayak ramai untuk melihat
karyanya tersebut .
Dari
contoh diatas dapat diambil kesimpulan bahwa mahasiswa tersebut sadar akan kEkurangan yang
ia miliki namun ia ydiak begitu saja menyerah dengan keaadaan yang ada tapi ia
berusaha mengerjakan tugasnya hingga ia berhasil menyelesaikannya dan menjadi
seorang seniman/profesi lainnya serta karyanya diminati oleh orang banyak
melalui media masa .
2.4 PENDERITAAN
DAN SEBAB-SEBABNYA
Manusia
dilahirkan tidak sempurna , manusia sangat erat dengan kelemahan dan kelebihan
. Tak jarang orang yang memiliki kelemahan dalam artian kekurangan fisik jauh
lebih sukses dibandingkan orang yang fisiknya baik .
Namun
ada beberapa penyebab mengapa seseorang mengalami penderitaan (di bidang TI)
1. Kurang mengoptimalkan segala kemampuan
yang ada
2. Sadar akan kekurangannya namun belum
siap untuk meningkatkan
kekurangannya tersebut
3. Sadar akan kekurangannya dan tahu cara
meningkatkan keurangannya itu
namun menundanya dengan alasan yang kurang logis .
namun menundanya dengan alasan yang kurang logis .
4. Mengetahui kekurangannya namun terus
menggantungkan dirinya kepada teman yang lebih mampu .
2.5 PENGARUH
PENDERITAAN
Penderitaan
akan membawa pengaruh bagi seseorang jika penderitaan tersebut tidak kunjung
dicarikan solusinya , pengaruh-pengaruh akibat penderitaan yaitu :
1.
Mengakibatkan kurang percaya diri
terhadap kemampuan dirinya sendiri .
2.
Selalu menganggap bahwa dirinya tidak
bisa apa-apa
3.
Jauh dari lingkungan sekitar
4. Tidak melakukan hal yang membawanya ke
arah yang lebih baik tapi justru
melemah dengan keadaan yang ada .
melemah dengan keadaan yang ada .
Manusia dan Keindahan
1.1 KEINDAHAN
Assalamualaikum Wr Wb ,
Pada pembahasan kali ini penulis mengangkat tema Manusia dan keindahan yang dapat dikatakan saling mempengaruhi satu sama lainnya karena apabila seseorang dapat menciptakan sebuah keindahan berarti orang tersebut juga termasuk seseorang yang indah begitu juga dengan keindahan semakin terlihat indah suatu lingkungan maka yang akan dinilai indah oleh orang lain adalah orang yang memiliki lingkungan tersebut .
Adapun pengertian dari keindahan itu sendiri adalah suatu sifat yang dapat digambarkan dan dirasakan oleh suatu akal pikiran akan sebuah ketenangan dan kebahagiaan sebagai akibatnya . Sama halnya dengan suatu pekerjaan yang kita pilih sebagai profesi kita nantinya , kita ambil contoh pekerjaan di bidang Teknk Informatika , dengan profesi yang kita pilih tersebut akan mendorong kita untuk melakukan hal yang membuat kita sukses dibidang tersebut dan tentunya didalam prosesnya diiringi perasaan ketenangan dan kebahagiaan karena hal tersebut adalah atas dasar pilihan kita selain itu akan mendapatkan sebuah keindahan pada waktunya dari jerih payah yang kita lakukan.
Didalam keindahan tersebut terdapat dua unsur yang melekat didalamnya yaitu keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan keindahan sebuah benda tertentu yang indah .
1) Keindahan Sebagai Suatu Kualitas Abstrak
Keindahan dapat diartikan juga sebagai suatu kualitas yang bersifat abstrak karena pada saat kita menyebutkan kata "keindahan' tersebut kepada orang lain maka keindahan tersebut sudah dapat dibayangkan didalam fikiran kita dan hal tersebutlah yang membuat keindahan bersifat abstrak .
2) Keindahan sebuah Benda Tertentu Yang Indah
Keindahan dapat diiibaratkan sebuah benda yang tentunya bersifat indah dan mengindahkan manusia yang menciptakannya karena dari indah yang dihasilkan itu mampu membuat manusia merasa nyaman didalamnya .
Keindahan dalam arti luas dapat berarti dalam kehidupan sehari-hari kita yaitu keindahan pada saat menolong seama , keindahan pada saat bekerja sama dalam hal yang positif , jadi keindahan dalam arti luas adalah suatu perasaan yang timbul akibat kita melakukan suatu hal yang orang lain butuhkan sehingga akan menimbulkan suatu perasaan tenang dan senang baik dalam melakukannya maupun pada saat kita telah melakukannya.
Keindahan memiliki dua nilai :
a. Nilai Intrinsik
Sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk suatu hal lainnya yaitu bersifat sebagai alat .
b. Nilai Ekstrinsik
Sifat baik dari benda yang bersangkutan atau suatu tujuan ataupun demi kepentingan itu sendiri .
1.2 RENUNGAN
Dri pembahasan kali ini penulis mendapatkan sebuah inti yang sangat jelas , kita dapat merenungkan kepada diri kita apakah kita sudah mampu menerapkan keindahan di lingkungan kita atau apakah kita telah mampu berbagi keindahan terhadap sesama kita .
Jika belum , marilah kita menjadi seseorang yang mampu membagi keindahan bagi sesama kita dan berusaha menjadi pencipta keindahan bagi lingkungan dan bagi sesama kita agar kita senantiasa menjadi orang yang indah .
1.3 KESERASIAN
Dalam menciptakan suatu keindahan diperlukan sebuah keserasian antara manusia dan keindahan itu sendiri , jika manusia sudah mampu menciptakan keindahan bagi dirinya sendiri maka ia hanya tinggal menerapkannya kedalam lingkungannya untuk diperindah.
Keserasian itulah yang amat sangat diperlukan karena hal tersebut ibarat sebuah sistem yang saling berkaitan satu sama lainnya , apabila salah satu terpisah maka keindahan tersebut tidak akan tercipta .
1.4 PENUTUP
Demikian yang dapat penulis sampaikan , penulis hanya dapat berharap agar dengan diangkatnya topik ini dapat merangsang kita untuk menjadi pribadi yang gemar menebar keindahan bagi sesama dan bagi lingkungan sekitar kita sehingga kita menjadi seseorang yang indah dimata sesama maupun indah dimata Tuhan .
Kurang lebihnya penulis mohon maaf ,
Wassalamualaikum Wr Wb
Keindahan memiliki dua nilai :
a. Nilai Intrinsik
Sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk suatu hal lainnya yaitu bersifat sebagai alat .
b. Nilai Ekstrinsik
Sifat baik dari benda yang bersangkutan atau suatu tujuan ataupun demi kepentingan itu sendiri .
1.2 RENUNGAN
Dri pembahasan kali ini penulis mendapatkan sebuah inti yang sangat jelas , kita dapat merenungkan kepada diri kita apakah kita sudah mampu menerapkan keindahan di lingkungan kita atau apakah kita telah mampu berbagi keindahan terhadap sesama kita .
Jika belum , marilah kita menjadi seseorang yang mampu membagi keindahan bagi sesama kita dan berusaha menjadi pencipta keindahan bagi lingkungan dan bagi sesama kita agar kita senantiasa menjadi orang yang indah .
1.3 KESERASIAN
Dalam menciptakan suatu keindahan diperlukan sebuah keserasian antara manusia dan keindahan itu sendiri , jika manusia sudah mampu menciptakan keindahan bagi dirinya sendiri maka ia hanya tinggal menerapkannya kedalam lingkungannya untuk diperindah.
Keserasian itulah yang amat sangat diperlukan karena hal tersebut ibarat sebuah sistem yang saling berkaitan satu sama lainnya , apabila salah satu terpisah maka keindahan tersebut tidak akan tercipta .
1.4 PENUTUP
Demikian yang dapat penulis sampaikan , penulis hanya dapat berharap agar dengan diangkatnya topik ini dapat merangsang kita untuk menjadi pribadi yang gemar menebar keindahan bagi sesama dan bagi lingkungan sekitar kita sehingga kita menjadi seseorang yang indah dimata sesama maupun indah dimata Tuhan .
Kurang lebihnya penulis mohon maaf ,
Wassalamualaikum Wr Wb