MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB


5.1 PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab sangat erat kedudukannya dengan manusia karena dalam hidupnya manusia selalu memiliki kewajiban yang harus dilakukannya dan kewajiban itulah yang membuat kata “tanggung jawab” akan selalu menyertainya .

Namun tahukan anda apa itu definisi dari tanggung jawab , tanggung jawab merupakan sebuah kewajiban yang harus ditanggung oleh manusia pada saat ia melakukan suatu perbuatan .

Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban belajar , Apabila mahasiswa mampu belajar dengan inisiatif sendiri maka ia sesungguhnya telah menunaikan kewajibannya dan berarti juga ia telah bertanggung jawab atas kewajibannya itu . Setelah mahasiswa telah bertanggung jawab atas kewajibannya maka mahasiswa tersebut akan mendapatkan kadar pertanggung jawaban yang sesuai dengan kapasitas belajarnya yaitu pada ujian ia mendapat nilai A , B ,c atau D itulah yang disebut sebagai kadar pertanggung jawabannya .

5.2 MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB

Jika kita mambahas mengenai tanggung jawab maka akan membahas juga jenis-jenis dari tanggung jawab itu sendiri , berikut adalah jenis-jenis tanggung jawab :

a)   Tanggung Jawab terhadap Diri Sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri merupaka sebuah tanggung jawab yang harus ditanggung oleh pelakunya atas apa yang telah dikerjakannya sehingga ia tidak dapat menyalahkan orang lain dalam pertanggung jawabannya .

Contoh :

Selaku mahasiswa Teknik Informatika tentu memiliki sebuah tanggung jawab yang besar yaitu mengikuti praktek di Laboratorium dan adapun tanggung jawabnya adalah mahasiswa tersebut diharuskan membuat sebuah laporan pendahuluan dan laporan akhir sebagai persyaratan mengikuti praktek namun apabila mahasiswa tersebut tidak melengkapi persyaratan tersebut maka mahasiwa tersebut tidak dapat mengikuti praktek tersebut ,konsekuensi tidak dapat mengikuti praktek merupakan tanggung jawab terhadap diri sendiri yang tentunya ditanggung oleh diri sendiri .

b)   Tanggung Jawab Terhadap Keluarga

Kaluarga merupaka orang-orang terdekat didalam kehidupan setiap manusia , tanggung jawab terhadap keluarga sangat erat kaitannya dengan menjaga nama baik dari keluarga tersebut dengan cara tidak melakukan hal yang dapat membuat nama keluarganya tercemar .

Sebagai contoh pada saat seseorang tengah melakukan aksi contek mencontek pada saat ujian dan tindakannya diketahui oleh pengawas ujian lalu dilaporkan ke pihak kampus dan menyebabkan sesorang tersebut harus memanggil kedua orang tuanya , dari contoh diatas secara tidak langsung nama orang tuanya menjadi kurang baik atas apa yang dilakukannya .

c)    Tanggung Jawab terhadap Masyarakat

Tanggung jawab terhadap masyarakat memiliki kapasitas yang amat luas karena pada saat kita beradaptasi dengan masyarakat kita harus mampu menekan keegoisan yang ada didalam diri kita dan lebih menonjolkan kepentingan bersama .

Contoh :

Pada saat seseorang mahasiswa telah mampu lulus dengan nilai yang amat baik , maka mahsiswa tersebut harus mampu mempertanggung jawabkannya dengan cara mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat .
 
d)   Tanggung Jawab Terhadap Negara

Tanggung jawab ini bersifat sangat erat dan keras karena tipa individu pasti tinggal danmenetap dalam suatu wilayah yang bernama negara dan tentunya didalam negara tersebut terdapat suatu aturan yang bertujuan agar rakyat/individu-individu yang tinggal di negara tersebut tidak melakukan perbuatan seenaknya .

Contoh :

Dalam penulisan dalam suatu media elektronik yaitu blog , seseorang mahasiswa harus mencantumkan sumber yang ia ambil sebagai referensi namun jika tidak maka ia telah melanggar peraturan negara mengenai hak cipta sesorang dan negar memiliki wewenang untuk memberikan sanksi .

e)   Tanggung Jawa Terhadap Tuhan

Tuhan menciptkan manusia adalah untuk menyembah dan selalu mengingat-Nya ,yang dimaksud tanggung jawab terhadap Tuhan adalah menyeimbangkan antara kewajiban dunia dan kewajiban akhirat .

Contoh :

Pada saat mahasiwa tengah belajar untuk mempersiapkan ujian namun terdengar panggilan adzan maka mahasiswa harus menghentikan pekrjaannya dan bergegas untuk memenuhi panggilan Tuhan itu demi memenuhi tanggung jawabnya terhadap Tuhan .

5.3 PENGABDIAN DAN PENGORBANAN

a.   Pengabdian

Pengabdian adalah perbuatan baiK yang berupa pikiran , pendapat ataupun tenaga sebagai wujud dari kesetiaan , cinta , kasih sayang dan semua itu dilakukan dengan ikhlas .

Contoh :

Seorang mahasiswa yang belajar dengan inisiatif/kemauan sendiri demi pengabdiannya terhadap kedua orang tuanya yang telah membiayai kuliahnya .

b.   Pengorbanan

Pengorbanan merupakan suatu kata yang ada setelah kata pengabdian yaitu suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas .

Contoh :

                               Seorang mahasiswa yang rela mengorbankan waktu istirahat dan  
                          bermainnya guna mencapai nilai yang baik sehingga membuat orang 
                          tuanya bangga dan senang .
Sabtu, Mei 19, 2012
Posted by Agung Dermawan

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP


1.1  PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP DAN IDEOLOGI

a)   PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP

A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal,  sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.

Pandangan hidup banyak sekali macanmya dan ragamnya , Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasiñkasikan bendasarkan asalnya yaitu terdiri dan' 3 macam :

(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya

(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang tendapat pada negara tersebut.

(C) Pandangan hidup hasil renungan  pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagaì pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideoiogi. Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut
ideologi negara.

Pandangan hidup pada dasamya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita - cita ialah apa yang dìinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan
usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kelja keras yang dìlandasì keyakínan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.

1.2  CITA-CITA

Pembahasan selanjutnya adalah cita-cita , kita tentu telah mendengar kata ini pada masa kanak-kanak dimana pada saat itu baik orang tua ataupun guru selalu menanyakan “apa cita-citamu ?” namun dengan polosnya pada saat itu kita menyebutkan cita-cita kita .

Namun tahukah kita apa arti dari cita-cita itu sendiri , cita-cita adalah sebuah hasrat atau suatu tujuan yang ada diadalam hati dan fikiran yang mana tiap orang memiliki potensi untuk meraih tujuannya itu .

Sebagai contoh dalam TI yaitu ketika sesorang memiliki cita-cita untuk menjadi programmer maka seseorang tersebut akan melalukan hal yang membuatnya meraih cita-citanya sehingga apa yang dicita-citakan tercapai .

1.3  KEBAJIKAN

Kata kebajikan merupakan sebuah perbuatan baik yang mendatangkan kebaikan kepada pelakunya , dapat dikatakan bahwa pada saat seseorang berbuat kebajikan maka seseorang tersebut telah membuat dirinya dinilai baik oleh lingkungan sekitar karena pada dasarnya kebajikan itu datang dari hatinya sendiri tanpa paksaan dari pihak manapun .


Ada beberapa faktor yang menetukan tingkah laku seseorang :

-          Faktor Pembawaan (heriditas)
Faktor yang ditentukan pada saat seseorang masih dalam kandungan

-          Faktor Lingkungan (Envorinment)

Faktor yang membentuk jiwa seseorang


-          Faktor Pengalaman

Faktor yang selalu digunakan sebagai pertimbangan sebelum seseorang mengambil tindakan.

1.4  USAHA DAN PERJUANGAN

Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan.

Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna. Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia harus kerja keras.

Sebagai contoh pada saat seseorang menmilih untuk mengambil jurusan Teknik Informatika , pada saat ia memilih jurusan tersebut maka yang harus ia lakukan selanjutnya adalah berusaha dan berjuang agar ia lulus tepat waktu dan menjadi lulusan yang bermanfaat dan sesuai dengan keinginannya .
Senin, Mei 07, 2012
Posted by Agung Dermawan

MANUSIA DAN KEADILAN


3.1 PENGERTIAN KEADILAN

          Assalamualaikum Wr Wb,

Pada pembahasan kali ini penulis mengangkat tema manusia dan keadilan yang yang akan dibahas secara ringkas dan padat .

Ketika kita mendengar kata keadilan maka yang ada dibenak kita adalah suatu kondisi dimana semua orang mendapatkan sesuatu yang dibutuhkan sesuai kebutuhannya , sebenarnya makna adil itu bukanlah memberikan suatu hal dengan sama rata namun makna keadilan itu adalah dapat memberikan sesuatu sesuai kebutuhannya serta menempatkannya pada tempat yang sesuai .

Contohnya adalah kita selaku mahasiswa harus mampu bersikap adil , adil yang dimaksud adalah adil dalam membagi waktu untuk belajar dan bermain , adil dalam menempatkan waktu dimanawaktu untuk serius dan mana waktu untuk belajar .

3.2     KEADILAN SOSIAL
Pancasila telah mengajarkan kepada kita selaku warga negara Indonesia untuk berlaku adil kepada semua individu didalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara . Berlaku adil dapat dilakukan kepada siapa saja diantaranya adil kepada Tuhan, adil kepada diri sendiri ,adil kepada sesama dan adil kepada lingkungan .
Pancasila mengajarkan kita untuk berlaku adil mepada seluruh rakyat yang ada di Indonesia pada sila ke lima yang berbunya “Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” yang berarti bahwa :
-          kita selaku mahluk sosial haruslah berlaku adil kepada sesama manusia - -
-          menghormati apa yang menjadi hak orang lain
-          menghargai kepentingan orang lain
-          Senantiasa menolong orang lain yang membutuhkan
-          Senantiasa melakukan suatu hal yang berguna dan bermanfaat bagi kepentingan umum dan bersama .


3.3     KEJUJURAN

Kejujuran merupakan suatu sikap kesadaran yang didasari dari hati nurani yang mengakibatkan kita untuk tidak melakukan apa yang dilarang sehingga jika sikap tersebut biasa diterapkan mampu menjadikan pemiliknya menjadi orang yang dipercaya oleh orang lain.
Namun kejujuran yang begitu indah kini sudah langka di Indonesia karena pada saat ini kejujuran adalah suatu perbuatan bodoh bila dilakukan , orang yang jujur pada saat ini adalah orang yang selalu dianggap lemah dan tidak memiliki daya dan upaya sehingga jumlah orang jujur makin lama kian menjadi kaum minoritas yang berada di tengah kaum mayoritas yang tidak jujur .

3.4     KECURANGAN
Kata kecurangan dapat diibaratkan sebagai lawan kata dari kata kejujuran , karena kecurangan itu sendiri adalah suatu sikap yang datang pada saat seseorang mulai meragukan usaha yang selama ini diusahakan dan takut apa yang diusahakan tidak tercapai sehingga ia mencari jalan pintas untuk mencapainya .
Sikap ini tidak dapat disalahkan begitu saja karena sikap ini mampu diatasi oleh manusianya itu sendiri , jika sesorang terbiasa melakukan kecurangan maka ia menganggap bahwa kecurangan adalah hal biasa yang tidak boleh terlewat dalam hidupnya .
Kita ambil contoh pada saat Mahasiswa tengah mengalami Ujian , tentu kita mengetahui semua apa yang dilakukan pada saat itu , memang tidak dipungkiri mencontek pada saat ujian telah menjadi warisan turun temurun dari dulu hingga kini tapi alangkah baiknya jika kita mempersiapkannya sebelum ujian yaitu belajar dengan giat dan berusaha menjawab dengan usaha sendiri .
Berikut adalah alasan mengapa sesorang berbuat curang :
1.    Kurang percaya akan kemampuan yang dimilikinya
2.    Takut apa yang diusahakannya tidak berhasil
3.    Tidak sabar dalam menjalani proses-prosesnya
4.    Tergiur akan iming-iming keberhasilan
5.    Selalu beralasan “agar lebih cepat”
6.    Terdesak akan kebutuhan yang harus segera dipenuhi
7.    Tidak kuat dalam menghadapi tuntutan yang harus dipenuhi
8.    Kurang mempersiapkan diri dalam meghadapai berbagai kondisi
Senin, April 30, 2012
Posted by Agung Dermawan

MANUSIA DAN PENDERITAAN


2.1 PENGERTIAN PENDERITAAN

Assalamualaikum Wr Wb

Pada pembahasan kali ini penulis mengangkat tema mengenai hubungan manusia dengan penderitaan , manusia sangat berpotensi mengalami penderitaan karena manusia merupakan mahluk sosial yang terkadang mengalami penderitaan dari orang lain maupun penderitaan yang disebabkan oleh dirinya sendiri .

Pengertian penderitaan itu sendiri adalah suatu perasaan tidak nyaman dan tertekan akan suatu kondisi dimana kondisi tersebut dapat disebabkan oleh lingkunagn sekitar ataupun disbabkan oleh dirinya sendiri .

Penderitaan yang disebabkan oleh lingkungan dapat disebabkan oleh suatu sikap yang dianggap tidak sesuai dan kurang dapat diterima oleh lingkungan sekitarnya dan memungkinkan lingkungan tersebut memberikan suatu sanksi sosial yang membuatnya menderita dan mengalami penderitaan sedangkan penderitaan yang disebabkan oleh diri sendiri adalah apabila seseorang kurang mengoptimalkan dan kurang peka terhadap kemampuan yang dimiliki sehingga ia tidak bisa membawa dirinya menjadi pribadi yang sukses dan justru membawa dirinya menyesal dan menderita atas perbuatannya itu .


2.2 PENDERITAAN DAN PERJUANGAN

Penderitaan dan perjuangan dapat dikatakan hampir memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya karena jika seseorang sedang mengalami suatu perasaan yang tidak nyaman/menderita maka sesorang tersebut harus mencari jalan keluar yang mampu membawa dirinya keluar dari penderitaan itu dan tentunya harus dengan perjuangan yang amat keras dalam prosesnya .

Kita ambil contoh dalam bidang Teknik Informatika , saat seorang mahasiswa kurang memahami suatu materi perkuliahan maka mahasiswa tersebut harus melakukan suatu hal yang mampu membuatnya memahami materi tersebut dengan cara bertanya langsung ke dosen atau dapat juga bertanya kepada rekan mahaiswa lain yang sudah menguasai betul materi tersebut .  Dari contoh tadi secara tidak langsung mahasiswa tersebut sedang berusaha untuk membawa dirinya dari penderitaan akan ketidakmengertian materi sehingga ia berjuang untuk bertanya kepada dosen / rekan mahasiswa lain demi keluar dari penderitaan tersebut .


2.3  PENDERITAAN , MEDIA MASA DAN SENIMAN

Sama halnya dengan penderitaan dan perjuangan , penderitaan beserta media masa dan seniman juga saling berhubungan bila dlilihat dari prosesnya .  Jika sesorang tengah mengalami penderitaan berarti ia sedang berada dibawah dan sebaik- baiknya yang dilakukan bukan hanya diam dan menunggu penderitaan tersebut hilang tapi justru melakukan suatu usaha yang membuatnya kembali ke atas .

Kita dapat ambil contoh lagi sebagai mahasiswa yang bergerak dibidang Teknik Informatika , pada saat mahasiswa diperintahkan oleh dosen untuk menciptakan suatu karya yang belum pernah ada sebelumnya maka yang ada difikiran mahasiswa adalah bagiamana cara membuat suatu karya meskipun ia belum paham betul cara-cara membuat suatu karya namun mahasiswa tersebut slalu berusaha untuk mengerjakan sambil bertanya kepada mahasiswa lain yang sudah memahami seluruh isi materi hingga pada akhirnya mahasiswa tersebut mampu membuat karya yang belum ada sebelumnya sehingga menarik perhatian khalayak ramai untuk melihat karyanya tersebut .

Dari contoh diatas dapat diambil kesimpulan bahwa  mahasiswa tersebut sadar akan kEkurangan yang ia miliki namun ia ydiak begitu saja menyerah dengan keaadaan yang ada tapi ia berusaha mengerjakan tugasnya hingga ia berhasil menyelesaikannya dan menjadi seorang seniman/profesi lainnya serta karyanya diminati oleh orang banyak melalui media masa .
 
     2.4  PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA

Manusia dilahirkan tidak sempurna , manusia sangat erat dengan kelemahan dan kelebihan . Tak jarang orang yang memiliki kelemahan dalam artian kekurangan fisik jauh lebih sukses dibandingkan orang yang fisiknya baik .

Namun ada beberapa penyebab mengapa seseorang mengalami penderitaan (di bidang TI)

1.  Kurang mengoptimalkan segala kemampuan yang ada 

2.  Sadar akan kekurangannya namun belum siap untuk meningkatkan
     kekurangannya tersebut

3.   Sadar akan kekurangannya dan tahu cara meningkatkan keurangannya itu
      namun menundanya dengan alasan yang kurang logis .

4.   Mengetahui kekurangannya namun terus menggantungkan dirinya kepada teman yang lebih mampu .


2.5 PENGARUH PENDERITAAN

Penderitaan akan membawa pengaruh bagi seseorang jika penderitaan tersebut tidak kunjung dicarikan solusinya , pengaruh-pengaruh akibat penderitaan yaitu :

1.    Mengakibatkan kurang percaya diri terhadap kemampuan dirinya sendiri .

2.    Selalu menganggap bahwa dirinya tidak bisa apa-apa

3.    Jauh dari lingkungan sekitar

4.   Tidak melakukan hal yang membawanya ke arah yang lebih baik tapi justru
      melemah dengan keadaan yang ada .
Senin, April 23, 2012
Posted by Agung Dermawan

Manusia dan Keindahan

1.1 KEINDAHAN

Assalamualaikum Wr Wb ,

Pada pembahasan kali ini penulis mengangkat tema Manusia dan keindahan yang dapat dikatakan saling mempengaruhi satu sama lainnya karena apabila seseorang dapat menciptakan sebuah keindahan berarti orang tersebut juga termasuk seseorang yang indah begitu juga dengan keindahan semakin terlihat indah suatu lingkungan maka yang akan dinilai indah oleh orang lain adalah orang yang memiliki lingkungan tersebut .

Adapun pengertian dari keindahan itu sendiri adalah suatu sifat yang dapat digambarkan dan dirasakan oleh suatu akal pikiran akan sebuah ketenangan dan kebahagiaan sebagai akibatnya . Sama halnya dengan suatu pekerjaan yang kita pilih sebagai profesi kita nantinya , kita ambil contoh pekerjaan di bidang Teknk Informatika  , dengan profesi yang kita pilih tersebut akan mendorong kita untuk melakukan hal yang membuat kita sukses dibidang tersebut dan tentunya didalam prosesnya diiringi perasaan ketenangan dan kebahagiaan karena hal tersebut adalah atas dasar pilihan kita selain itu akan mendapatkan sebuah keindahan pada waktunya dari jerih payah yang kita lakukan.

Didalam keindahan tersebut terdapat dua unsur yang melekat didalamnya yaitu keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan keindahan sebuah benda tertentu yang indah .

1) Keindahan Sebagai Suatu Kualitas Abstrak

Keindahan dapat diartikan juga sebagai suatu kualitas yang bersifat abstrak karena pada saat kita menyebutkan kata "keindahan' tersebut kepada orang lain maka keindahan tersebut sudah dapat dibayangkan didalam fikiran kita dan hal tersebutlah yang membuat keindahan bersifat abstrak .

2) Keindahan sebuah Benda Tertentu Yang Indah

Keindahan dapat diiibaratkan sebuah benda yang tentunya bersifat indah dan mengindahkan manusia yang menciptakannya karena dari indah yang dihasilkan itu mampu membuat manusia merasa nyaman didalamnya .

Keindahan dalam arti luas dapat berarti dalam kehidupan sehari-hari kita yaitu keindahan  pada saat menolong seama , keindahan pada saat bekerja sama dalam hal yang positif , jadi keindahan dalam arti luas adalah suatu perasaan yang timbul akibat kita melakukan suatu hal yang orang lain butuhkan sehingga akan menimbulkan suatu perasaan tenang dan senang baik dalam melakukannya maupun pada saat kita telah melakukannya.

Keindahan memiliki dua nilai :

a. Nilai Intrinsik

Sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk suatu hal lainnya yaitu bersifat sebagai alat .

b. Nilai Ekstrinsik

Sifat baik dari benda yang bersangkutan atau suatu tujuan ataupun demi kepentingan itu sendiri .

1.2 RENUNGAN

Dri pembahasan kali ini penulis mendapatkan sebuah inti yang sangat jelas , kita dapat merenungkan kepada diri kita apakah kita sudah mampu menerapkan keindahan di lingkungan kita atau apakah kita telah mampu berbagi keindahan terhadap sesama kita .

Jika belum , marilah kita menjadi seseorang yang mampu membagi keindahan bagi sesama kita dan berusaha menjadi pencipta keindahan bagi lingkungan dan bagi sesama kita agar kita senantiasa menjadi orang yang indah .

1.3 KESERASIAN

Dalam menciptakan suatu keindahan diperlukan sebuah keserasian antara manusia dan keindahan itu sendiri , jika manusia sudah mampu menciptakan keindahan bagi dirinya sendiri maka ia hanya tinggal menerapkannya kedalam lingkungannya untuk diperindah.

Keserasian itulah yang amat sangat diperlukan karena hal tersebut ibarat sebuah sistem yang saling berkaitan satu sama lainnya , apabila salah satu terpisah maka keindahan tersebut tidak akan tercipta .

1.4 PENUTUP

Demikian yang dapat penulis sampaikan , penulis hanya dapat berharap agar dengan diangkatnya topik ini dapat merangsang kita untuk menjadi pribadi yang gemar menebar keindahan bagi sesama dan bagi lingkungan sekitar kita sehingga kita menjadi seseorang yang indah dimata sesama maupun indah dimata Tuhan .

Kurang lebihnya penulis mohon maaf ,

Wassalamualaikum Wr Wb


Selasa, April 17, 2012
Posted by Agung Dermawan

Folowers

About Me

Foto Saya
Agung Dermawan
studied hard !
Lihat profil lengkapku

Total Pageviews

Popular Post

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Welcome to thomfilezone -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -